Yalla Shoot

Tv Online Nonton Bola Persib vs Perseru Live Streaming Yalla Shoot

Live Streaming Persib Bandung vs Perseru tv one live streaming persib live streaming indosiar live streaming persib hari ini live streaming rcti tvone live streaming persib tv indosiar hari ini live streaming bola live streaming persib vs perseru Jadwal Bola Persib Bandung Live Streaming Nonton Bola Yalla Shoot Live Streaming Persib Bandung vs Persija Jakarta

PersibPerseruRefresh
Liga 1 Indonesia
Persib Vs Perseru
Jum'at, 23 November 2018 - 15:30 WIB
Link 1Link 2


Pertandingan persahabatan atau uji coba kali ini persib menghadapi arema fc dengan tempat di bandung, kami menyediakan siaran langsung dengan yalla shoot kualitas yang sangat baik walaupun bisa kita nikmati dengan menggunakan samartphone ataupun perangkat lainnya yabg sudah terhubung dengan jaringan internet.


Seperti halnya siaran TV indonesia lainnya seperti Net Tv, Antv, streaming trans tv, streaming trans 7,dan streaming sctv, streaming persib juga merupakan sebuah layanan untuk menyaksikan pertandingan dari klub kesayangan kita persib bandung.

Sebelumnya bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetball Bond (BIVB) pada sekitaran th. 1923. BIVB ini adalah satu diantara organisasi perjuangan golongan nasionalis. Terdaftar jadi Ketua Umum BIVB yaitu Mr. Syamsudin yang lalu diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yaitu R. Atot.

Atot ini pulalah yang terdaftar jadi Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memakai lapangan Tegallega dimuka tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini sekian kali membuat kompetisi di luar kota seperti Yogyakarta serta Jatinegara Jakarta.

BIVB lalu menghilang serta keluar dua perkumpulan beda yang diwarnai nasionalisme Indonesia yaitu Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (PSIB) serta National Voetball Bond (NVB).
Pada tanggal 14 Maret 1933, ke-2 perkumpulan itu setuju lakukan fusi serta lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang lalu pilih Anwar St. Pamoentjak jadi Ketua Umum. Klub- club yang gabung dalam Persib yaitu SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, serta Merapi.

Di Bandung juga waktu itu juga telah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yaitu Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini sering melihat rendah Persib. Seolah- olah Persib adalah perkumpulan “ kelas dua “. VBBO seringkali menghina Persib. Maklumlah pertandingan- kompetisi yang dilangsungkan oleh Persib dikerjakan dipinggiran Bandung ketika itu seperti Tegallega serta Ciroyom.

Orang-orang juga saat itu lebih sukai melihat kompetisi yang di gelar VBBO. Tempat kompetisi memanglah di dalam Kota Bandung serta pasti dipandang lebih bergengsi, yakni dua lapangan dipusat kota, UNI serta SIDOLIG.

Persib memenangi “ perang dingin “ serta jadi perkumpulan sepakbola satu- satunya untuk orang-orang Bandung serta sekelilingnya. Klub- club yang semula bernaung di bawah VBBO seperti UNU serta SIDOLIG juga gabung dengan Persib. Bahkan juga VBBO lalu menyerahkan juga lapangan yang umum mereka gunakan untuk berlaga yaitu Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (saat ini Stadion Persib), serta Lapangan SPARTA (saat ini Stadion Siliwangi). Kondisi ini sudah pasti mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.

Saat Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Aktivitas persepakbolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan serta organisasinya dibredel. Hal semacam ini bukan sekedar berlangsung di Bandung tetapi juga di semua tanah air. Dengan sendirinya Persib alami masa vakum. Terlebih Pemerintah Kolonial Jepang juga membangun perkumpulan baru yang menaungi aktivitas berolahraga saat itu yaitu Rengo Tai Iku Kai.

Tapi jadi organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk demikian saja pada hasrat Jepang. Memanglah nama Persib dengan resmi bertukar dengan nama yang berbahasa Jepang barusan. Tapi semangat juang, maksud serta misi Persib jadi fasilitas perjuangan tidak beralih sedikitpun.
Pada saat Revolusi Fisik, sesudah Indonesia merdeka, Persib kembali tunjukkan eksistensinya. Kondisi serta keadaan waktu itu memaksa Persib untuk bukan sekedar eksis di Bandung. Tetapi menyebar di beberapa kota, hingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, serta Persib di Yogyakarta.

Pada saat itu prajurit- prajurit Siliwangi pindah ke ibukota perjuangan Yogyakarta. Baru th. 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang lalu membesarkannya.
Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diusahakan hidup sekali lagi oleh Belanda (NICA) walau dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib jadi sisi dari kemampuan perjuangan nasional sudah pasti dengan sekuat tenaga berupaya menggagalkan usaha itu. Pada saat pendudukan NICA itu, Persib dibangun kembali atas usaha diantaranya, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.

Perjuangan Persib rupanya sukses, hingga di Bandung cuma ada satu perkumpulan sepak bola yaitu Persib yang didasari semangat nasionalisme. Untuk kebutuhan pengelolaan organisasi, decade 1950- an ini juga mencatat peristiwa perlu. Pada periode 1953- 1957 tersebut Persib akhiri masa pindah- geser secretariat. Walikota Bandung waktu itu R. Enoch, membangunkan Sekretariat Persib di Cilentah.

Awal Persib mempunyai gedung yang saat ini ada di Jalan Gurame, yaitu usaha R. Soendoro, seseorang overste replubiken yang baru keluar dari LP Kebonwaru pada th. 1949. Pada saat itu, lewat kepengurusan yang di pimpinnya, Soendoro menghadap pada R. Enoch yang kebetulan kawan sebaiknya. Dari hasil perbincangan, Walikota mensupport serta memberi sebidang tanah di Jalan Gurame saat ini.

Ketika itu, karna keadaan keuangan yang memprihatinkan, Persib tidak mempunyai dana untuk membuat gedung, Soendoro kembali menjumpai Walikota serta menyebutkan, “ Taneuh puguh deui, tapi rapat ditiungan ku langit biru, ” kata Soendoro.

Pada akhirnya Enoch juga menolong membuat gedung yang lalu alami 2 x perbaikan. Debut Soendoro sendiri di dunia sepak bola diteruskan putranya, diantaranya, Soenarto, Soenaryono, Soenarhadi, Risnandar, serta Giantoro dan cucunya Hari Susanto.

Dalam menggerakkan roda organisasi sebagian nama yang bertindak dalam berputar-putarnya roda organisasi Persib yaitu Mang Andun serta Mang Andi. Ke-2 kakak beradik ini yaitu orang lapangan Persib. Pekerjaan keduanya, saat ini dilanjutkan oleh putra serta menantunya, Endang serta Ayi mulai sejak 90-an. Terkecuali juga staf administrasi Turahman.

Perbaikan pertama dikerjakan pada kepemimpinan Kol. CPM Adella (1953- 1963). Saat ini sekretariat Persib di Jalan Gurame itu telah cukup representatif, terlebih sesudah Ketua Umum H. Wahyu Hamijaya (1994- 1998) melakukan renovasi gedung itu hingga jadi kantor yang ideal untuk mewadahi beragam aktivitas kesekretariatan Persib.

Kekuatan Persib melindungi nilai- nilai serta tradisinya dan beradaptasi dengan perubahan jaman pasti tidak terlepas dari profil Ketua Umum tidak cuma profil yang berkemampuan mengelola organisasi dalam pengertian supaya organisasi itu selalu hidup, tetapi juga profil yang dapat menggali potensi serta mengakomodasikan kemampuan yang ada, hingga debut Persib dalam kancah sepakbola nasional selalu berjalan lewat beragam karya Persib.